Minggu, 05 Februari 2017

Membangun Streat Chef Cafe


Batu Malang - Tidak terasa sudah enam bulan lebih saya bekerja pulang pergi ke luar kota, yaitu dari kota Sidoarjo - Batu. Banyak yang heran kenapa saya sanggup menjalani pekerjaan saya, padahal jarak yang ditempuh sangatlah jauh dan tiap hari saya menjalani rutinitas tersebut.

Bagi saya, perjalanan jauh tidaklah menjadi halangan untuk saya berkerja atau berusaha, itulah sebab nya perjalanan luar kota pun saya jalani untuk melakoni pekerjaan baru saya di kota Batu tersebut. Kota Batu sangatlah dekat dengan Kota Malang yang sangat kental sekali dengan kulinernya, yah bisa dibilang Kota Malang adalah Bandung nya Kota Surabaya.

Dari dasar tersebutlah saya memiliki inisiatif untuk membuka cafe di Malang. Rencana bikin cafe ini sebenarnya adalah impian saya sejak lama, terlebih ketika saya bekerja di perusahaan F&B PT. Mount Scopus Group (THE HARVEST CAKE) . Saya melihat sekali bagaimana potensialnya bisnis cafe atau restoran jika kita fokus mengembangkannya dengan baik.

Ketika keliling lokasi kota Malang, akhirnya ketemulah lokasi yang saya rasa pas untuk menjadi lokasi cafe saya, yaitu di Jl. Mayjend Pandjaitan 4A Kota Malang. Lokasi yang saya pilih di pinggir jalan raya besar dan di pusat kota Malang. Tak banyak berfikir panjang, akhirnya saya pun men deal kan untuk menyewa tempat tersebut.

Setelah mendapatkan tempat, saya kemudian mulai menyusun konsep dari cafe.. Dibantu dengan rekan kerja saya di PT. Lippo kami mulai bekerja keras mencari peralatan dan perlengkapan kebutuhan dari cafe. Nama yang saya pilih pada waktu itu adalah "Streat Chef - Cafe" yang berarti koki jalanan, jika dikembangkan lebih lanjut nama streat chef yang terdiri dari gabungan nama "street", "eat" dan "chef".

Karena konsep dari cafe ini adalah "street" , maka saya memiliki ide untuk memberikan aksen motor di dalam cafe tersebut. Kemudian saya memutuskan untuk mengambil motor CB saya yang sudah lama tidak terpakai di Jakarta. Konsep makanan streat chef sendiri berkonsepkan makanan "tortila", jika yang tidak tau tortila itu apa, itu adalah bahan yang biasa digunakan untuk membuat kebab. Kenapa saya pilih konsep itu, karena bahan tortila sangat mudah dikreasikan dan di olah menjadi bentuk makanan unik lain.

Setelah melengkapi peralatan dan perlengkapan cafe, kemudian saya mulai membuat menu - menu untuk cafe. Dulu saya inginnya, keunggulan cafe saya terletak di Tortila dan Kopi nya., oleh karena itu saya sadar diperlukan pelatihan disini untuk para calon pegawai saya. Beberapa calon pegawai-pun telah siap, dan tinggal menunggu moment yang pas untuk launching cafe.

Streat chef Cafe awal launching pada Maret 2016. Konsep grand opening pada waktu itu kami mengundang beberapa band Indie asal malang. Alhamdulillah saat grand opening mendapatkan respon yang cukup baik dari masyarakat. Kemudian pemasaran yang saya tuju adalah melalui online dan sosial media, karena tidak lengkap rasanya jika usaha yang saya miliki tidak dikenalkan melalui online dan sosial media.

Social media yang saya manfaatkan lebih kepada instagram, karena saya rasa peranan instagram sangat booming untuk bisnis kuliner semacam ini. Akhirnya impian saya sudah terwujud kala itu, saya memiliki cafe sendiri walaupun bisa dibilang tidak terlalu puas akan tetapi dengan terbentuknya Streat Chef Cafe sudah menjadi kebanggan tersendiri untuk saya.

Salam,
Irwan Hernawan

Membangun Streat Chef Cafe Rating: 4.5 Diposkan Oleh: irwan hernawan

0 komentar:

Posting Komentar