Kamis, 01 Desember 2016

Memulai Karir Manajerial Pertama di Surabaya


Pada tahun 2014, saya mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan karir pekerjaan saya di Kota Surabaya, pada awalnya saya ragu untuk menjalaninya, karena dengan pindah ke kota lain bukanlah tujuan utama dalam perjalanan karir saya. Pada kala itu, perusahaan tempat saya bekerja menawarkan kesempatan kepada saya untuk menggantikan posisi Manajer Keuangan & Akunting cabang yang ada di kota Pahlawan tersebut. Setelah banyak pertimbangan, dan berunding dengan pihak keluarga, akhirnya saya-pun memutuskan untuk menerima tawaran tersebut dan pidah ke Kota Surabaya.

Pada kala itu, umur saya baru memasuki 25 tahun. Banyak terbesit pertanyaan dan pemikiran dalam benak saya tentunya, apakah saya mampu hidup jauh dengan keluarga?? apakah saya mampu untuk menjalani pekerjaan baru saya disana nanti?? karena jujur saja, berat bagi saya kala itu untuk bekerja jauh dari keluarga. Akan tetapi orang tua saya, khususnya ayah saya mendukung keputusan saya untuk hijrah, karena menurutnya "selagi masih muda, saya harus berani untuk melangkah jauh kedepan untuk perkembangan karir saya". Hal itu lah yang terus menyemangati saya untuk berani melangkah maju dan menghadapi tantangan - tantangan baru yang ada di depan saya.

Tibalah saat saya sampai di kota Surabaya, ketika itu saya diantarkan oleh keluarga saya. Sedih rasanya ketika saya harus berpisah dengan keluarga saya yang harus kembali pulang ke Jakarta, akan tetapi saya merasa harus berani dan sanggup untuk menghadapi tantangan baru yang ada di depan saya. Awal pertama kedatangan saya di kota Surabaya, saya langsung di sambut dengan HRD Perusahaan Cabang untuk menunjukan dimana tempat saya tinggal, kala itu alhamdulillah saya di fasilitasi tempat tinggal kost selama saya di Surabaya oleh perusahaan.

Kini tiba saatnya saya menjalani hari pertama kerja di kator baru di Surabaya, dengan posisi dan pekerjaan baru saya. Kala itu saya di sediakan ruangan kerja pribadi di kantor baru, antara senang dan gugup saat saya memasuki ruangan tersebut, karena di satu sisi saya senang dengan posisi baru ini dan di sisi lain saya masih bertanya tanya apakah saya mampu menghadapi kerjaan baru saya. Berusaha membuang rasa keraguan itu, saya-pun memutuskan untuk segera bekerja dan taking action. Saya dipercaya untuk memegang beberapa divisi disana, yaitu keuangan, purchasing, warehouse dan IT.

Membuat planning kerja adalah langkah pertama yang saya lakukan, banyak kebijakan - kebijakan yang saya usulkan untuk memperbaiki sistem kerja yang ada. Dimulai dari di divisi keuangan, purchasing dan warehouse. Alhamdulillah semua kebijakan-kebijakan baru yang saya usulkan di dukung oleh area Manager Jawa-Bali saat itu, dan ditetapkan untuk menjadi kebijakan baru di perusahan cabang kota Surabaya.

Seiring berjalannya waktu, saya pun mulai terbiasa dengan tugas-tugas dan pekerjaan yang saya kerjakan, sehingga saya-pun semakin yakin untuk menjalani pekerjaan baru saya ini. Banyak perubahan - perubahan baru yang saya usulkan, dan selalu di dukung oleh atasan saya. Dikala senggang, saya selalu menyempatkan untuk kontak dengan keluarga di Jakarta, untuk mengobati rasa kangen saya dengan keluarga disana.

Setengah tahun berjalan tidak terasa saya sudah menjalani pekerjaan baru saya, saya selalu mencoba membuat inovasi-inovasi baru yang dianggap bisa bermanfaat untuk kemajuan perusahaan. Pada kala itu, perusahaan saya juga sedang melakukan expansi besar besaran, dengan mendirikan beberapa cabang baru yaitu di kota Bali dan Semarang. Sampai akhirnya, ketika semua cabang itu berjalan, saya dipercaya untuk memegang area Manajer Keuangan dan Akunting di perusahaan saya. Mendengar kabar tersebut, saya-pun merasa lebih bersemangat menghadapi tantangan baru yang di berikan kepada saya, saya langsung meng"iya" kan tawaran tersebut dan memulai menjalani job desk saya sebagai Area Finance & Accounting Manager (Jawa-Bali).

Mungkin dalam artikel ini, saya mempunyai pesan tersirat kepada pembaca, bahwa kita harus menunjukan kinerja & loyalitas kita terhadap perusahaan yang kita jalani dan berusahaa untuk menjalani prosesnya secara bersungguh-sungguh. Karena, dengan kesungguhan itu, maka suatu hasil yang akan kita peroleh sesungguhnya tidak akan menghianati dari proses yang kita jalani. Semoga bermanfaat.

Salam,

Memulai Karir Manajerial Pertama di Surabaya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: irwan hernawan

0 komentar:

Posting Komentar